Dokter Spesialis Anak RSUD Pandega Ingatkan Tanda-Tanda Campak

Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan
Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan (Ngobatan) RSUD Pandega Pangandaran. Instagram @rsud_pangandaran

DIALYPANGANDARAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran rutin menggelar Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan (Ngobatan). Sebuah edukasi seputar kesehatan yang produktif.

Dalam pembahasan kali ini, dokter spesialis anak dr. Dyah Rahmawati, Sp. A memperingati dan meingatkan tanda-tanda penyakit campak yang datang secara diam-diam. Kegiatan ini dilakukan pada Kamis (09/4/2026) dihadapan para pasien yang sedang dan akan berobat di RSUD.

Selain itu, Ngobatan ini melakukan siaran langsung melalui platform media sosial Instagram, Facebook dan TiKtok.

dr. Dyah menyampaikan Campak (measles) adalah infeksi virus yang sangat menular, ditandai dengan gejala awal mirip flu sebelum ruam kulit muncul.

“Gejala utamanya meliputi demam tinggi, batuk, pilek, mata merah sensitif cahaya, dan bercak putih di mulut,” ucapnya.

Adapun tanda-tanda utama yang biasanya dirasakan antara lain, Demam tinggi di atas 38°C selama 3 hari atau lebih, sering disertai lemas dan hilang nafsu makan, Batuk kering, pilek (hidung tersumbat), dan mata merah berair (konjungtivitis), Bercak Koplik (titik putih keabu-abuan di dalam mulut) muncul 1-2 hari sebelum ruam, Ruam merah menyebar dari wajah ke seluruh tubuh setelah 3-5 hari gejala awal dan, disertai diare atau muntah pada beberapa kasus.

Beberapa sumber ilmiah terkait gejala campak termasuk tinjauan dari repositori universitas dan jurnal kesehatan Indonesia. Contohnya, dokumen dari Repository Universitas Jambi membahas gambaran klinis campak dengan demam >38°C, pilek, batuk, dan mata merah. Jurnal dari UGM (Buletin Kesehatan Masyarakat) menguraikan gejala awal seperti panas, ruam, konjungtivitis, pilek, batuk, dan bintik putih di mulut. Selain itu, Jurnal Medika Hutama menjelaskan gejala diawali demam tinggi, pilek, batuk, serta konjungtivitis.

Exit mobile version