Waspada Radang Otak Akibat Gigitan Nyamuk: Penjelasan dari Dokter Spesialis Anak

DAILYPANGANDARAN – Japanese Encephalitis (JE), atau yang dikenal sebagai radang otak Jepang, merupakan ancaman serius yang bisa ditularkan melalui gigitan nyamuk. dr. Galuhafiar Puratmaja, Sp. A., M.H (Kes), seorang dokter spesialis anak di RSUD Pandega Pangandaran, menjelaskan bagaimana gigitan nyamuk ini bisa berujung pada peradangan otak yang mematikan.

JE adalah penyakit infeksi yang menyebabkan peradangan pada otak manusia. Penularan terjadi ketika nyamuk Culex yang terinfeksi menggigit manusia. Virus JE sendiri terkandung dalam air liur nyamuk tersebut.

“Komplikasi paling berat pada JE adalah kematian akibat radang otak,” terang dr. Galuhafiar. “Angka kematian ini bisa mencapai 30% atau bahkan lebih.”

Mengingat bahaya yang ditimbulkan, sangat penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap gigitan nyamuk, terutama di daerah endemik.

Pencegahan adalah kunci utama untuk menghindari komplikasi serius dari Japanese Encephalitis.

Exit mobile version