Ketua DPRD Pangandaran Desak RSUD Terapkan Service Excellence

Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin.
Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin. Istimewa.

DAILYPANGANDARAN – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, mendesak peningkatan fundamental dalam kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan pelayanan publik di RSUD Pandega Pangandaran.

Penekanan ini disampaikan menyusul dugaan keterlambatan pelayanan medis yang berujung pada meninggalnya pasien Isra (44), warga Desa Babakan, Kecamatan Pangandaran. Tragedi ini menjadi sorotan utama atas pentingnya reformasi pelayanan rumah sakit.

Menurut Asep, pelayanan kesehatan melampaui aspek teknis dan administrasi; ia sangat menyentuh sisi psikologis pasien dan keluarga.

“Petugas harus paham tentang psychological service bagaimana membuat pasien merasa nyaman. Mereka wajib memahami konsep Service Excellence,” tegas Asep pada Senin (13/10/2025).

Asep menjelaskan bahwa *Service Excellence* mencakup enam poin kunci yang wajib diterapkan oleh seluruh staf, baik medis maupun non-medis: Attitude(sikap), Ability (kemampuan), Attention (perhatian), Action (tindakan), Accountability (tanggung jawab), dan Appearance (penampilan).

Ia berpendapat, implementasi prinsip ini adalah kunci untuk membangun kembali kepercayaan publik dan meminimalisir kesalahpahaman yang sering terjadi.

“Jika petugas memahami psikologis pelayanan dan bekerja dengan keikhlasan, masalah pelayanan publik dapat diminimalisir,” ujarnya.

Sebagai solusi holistik, Asep juga mengusulkan agar program penguatan pelayanan di sektor kesehatan melibatkan elemen non-medis seperti psikiater, motivator, dan tokoh agama.

“Semua pihak harus dilibatkan agar benar-benar memahami bagaimana memberikan pelayanan terbaik yang berempati kepada masyarakat,” tutupnya.