DAILYPANGANDARAN – Anggota Komisi VI DPR RI dari Dapil Jawa Barat X (Ciamis, Pangandaran, Banjar, Kuningan), Hj. Ida Nurlaela Wiradinata, manfaatkan waktu resesnya untuk cek kesiapan program Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pangandaran. Dia silaturahmi dan ngobrol langsung dengan para ketua KDMP se-kabupaten, tepatnya di Kantor Desa Cisarua, Kecamatan Langkaplancar, pada 26 Desember lalu.
Wakil Fraksi PDI Perjuangan ini minta semua pengurus siap-siap dengan model bisnis KDMP yang pakai data akurat per desa.
“Kita lihat langsung pelaksanaannya di sini, cek kesiapan bisnisnya, dan motivasi pengurus plus perangkat desa biar support systemnya kuat. Supaya program ini jalan lancar,” kata Ida, Jumat (26/12/2025).
Pertemuan ini jadi ajang curhat para ketua KDMP soal hal-hal yang masih bikin bingung dalam program Komdes Merah Putih. Ida balas dengan harapan Pemda lewat dinas terkait dan pendamping terus sosialisasi intensif.
Menurut Ida, tujuan KDMP bagus banget. Koperasi ini alat negara buat distribusi barang subsidi seperti beras, pupuk, dan gas elpiji, demi kesejahteraan rakyat.
“Ini wadah naikin ekonomi desa. Semoga sukses, dan Komisi VI bakal dukung penuh supaya berdampak nyata di Dapil Jawa Barat X,” tambahnya.
Saat lihat proyek KDMP yang masih dibangun, Ida dorong pasang papan Rencana Anggaran Biaya (RAB) di lokasi. “Keterbukaan anggaran negara wajib, soalnya nanti diaudit BPK,” tegasnya. Dari 93 desa di Pangandaran, sudah 56 desa yang mulai bangun infrastrukturnya.
