DAILYPANGANDARAN – Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengikuti penanaman 2026 pohon kelapa di Pantai Batuhiu bersama ribuan petani pada Senin (29/12/2025). Kegiatan ini diklaim menjadi rekor penanaman pohon sepanjang 5 Km.
Penanaman pohon kelapa ini merupakan inisiasi dari Ketua DPRD Pangandaran dan Serikat Petani Pasundan (SPP). Turut hadir dalam acara ini, Kapolres Pangandaran, tokoh masyarakat, budayawan, komunitas dan pecinta alam.
Adapun 2026 bibit kelapa ini merupakan hasil gotong royong para petani secara swadaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran sangat mendukung upaya pelestarian dan mitigasi bencana ekologis ini.
”Saya mewakilili pemerintah daerah sangat apresiasi dan mendukung dalam upaya reboisasi untuk mitigasi bencana ekologis,” ucap Citra kepada wartawan.
Menurutnya, pihaknya akan komitmen sebagaimana yang menjadi permintaan warga Pangandaran dalam menjaga kelestarian pesisir. “Tentu ini menjadi catatan kami untuk menjaga sepanjang 91 Km garis pantai yang ada di Kabupaten Pangandaran,” katanya.
Ia pun meminta agar penanaman ini berlanjut hingga merawat sampai tumbuh pohon kelapa. “Mengingat bahwa pertumbuhan pohon ini harus juga merawatnya dengan baik,” katanya Citra.
Citra menambahkan, momen ini menjadi bayangan bahwa apabila menjaga alam dengan baik, maka sebaliknya alam akan menjaga penghuninya.
Sementara itu, Ketua DPRD Pangandaran Asep Noordin mengatakan inisiasi penanaman pohon ini sudah menjadi wacana lama, namun berhasil dilakukan hari ini bersama ribuan petani disini.
“Alhamdulillah hari ini terwujud kami menanam 2026 pohon kelapa dalam upaya reboisasi yang mempunyai nilai manfaat,” kata Asep.
Menurutnya, nilai manfaat yang bisa diambil nantinya yaitu kekuatan pesisir pantai dari abrasi dan manfaat ekonomi bagi warga sekitar. “Kelapanya bisa dimanfaatkan, daunnya bisa, janurnya apalagi, jadi kelapa ini ekosistem alam yang kuat,” ucapnya.
Karena daerah pesisir, menurut Asep, diharapkan kegiatan ini tidak hanya menanam tapi juga merawat. “Makannya penanaman ini sangat serius dilakukan,” ujarnya.
