Berita  

Pesan Bupati Pangandaran untuk 166 Pejabat Usai Rotasi Mutasi

Rotasi mutasi 166 pejabat
Bupati Pangandaran Citra Pitriyami rotasi mutasi jabatan fungsional dan eselon III Pemkab Pangandaran. Dok. Humas Pangandaran

DAILYPANGANDARAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran merotasi mutasi jabatan funsional dan eselon III. Pelantikan dan sumpah jabatan dipimpin langsung Bupati Citra Pitriyami di Halaman Pendopo Parigi, Rabu (14/1/2026).

Setidaknya ada 166 pejabat eselon III dan jabatan fungsional yang rotasi mutasi dan promosi. Kepala Bidang Mutasi Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja BKPSDM Pangandaran Andriawan mengatakan ratusan pejabatan eselon III dan fungsional dirotasi mutasi hari ini.

“Ada 166 dengan rincian 60 orang administrator, 79 pengawas, jafung 13 orang dan PPPK yang dilantik 9 orang,” ucap Andriawan kepada detikJabar, Rabu (14/1/2026).

Menurutnya, rotasi dan promosi jabatan ini dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan di lingkup Pemkab Pangandaran. “Banyak yang promosi, mereka pun sebelumnya dalam surat undangan tidak beritahu, baru kami beri tahu posisi setelah pelantikan ini,” katanya.

Menurut Andri, semua kekosongan sudah terpenuhi, adapun nanti jika ada yang pensiun, pihaknya akan mempersiapkan untuk pengisian kembali.

Ia mengatakan para pejabat in sebelumnya memang sempat dilakukan pemanggilan terlebih dahulu.

“Namun kemana dia ditempatkan, baru dikasih tahu usai pelantikan,” ucapnya.

Andri mengatakan, beberapa pejabat memang ditempatkan diposisi yang tidak linear dengan bidang keilmuan, namun kompetensi dan potensi yang dimiliki masing-masing ASN,   menjadi penilaian BKPSDM untuk menempatkan mereka di jabatan yang baru.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengatakan, ada 166 pejabat eselon III hingga fungsional yang dilantik. Mereka dirotasi mutasi dan juga ada yang dipromosikan.

“Saya harapkan mereka bisa bekerja dengan profesinoal,  baik dan jujur, mereka haru berinovasi,  tidak hanya mengeluh dan mengeluh,” katanya.

 Menurut dia, dengan jabatan baru yang mereka emban, harus loyal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.”Tidak hanya kepada saya sebagai pimpinan,” ujarnya.

Dengan jabatan baru dan semakin tinggi, Citra tidak mengharapkan mereka semakin berbangga.”Tetapi amanah itu semakin berat,” kata Citra.

Namun ia tidak lupa untuk selalu  loyal kepada pimpinan.”Ya harus loyal lah, kan kita sama-sama berjuang, bukan berati harus loyal secara pribadi ke bupati, kalau saya ada salah ya harus diingatkan,” tutupnya.