Imbas Invasi As-Iran Stok BBM Nasional Kuat 20 Hari, Warga Panik ke SPBU

Warga Aceh
Viral di Medsos Warga Aceh datangi SPBU untuk stok BBM. Istimewa

DAILYPANGANDARAN – Pemerintah melalui Menteri ESDM RI menyatakan jika stok BBM hanya nasional hanya kuat 20 hari. Kondisi ini imbas perang AS, Israel Vs Iran pada akhir Februari 2026 yang lalu.

Secara nasional, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin ketahanan BBM. “Masih cukup 20 hari,” ujarnya Senin (2/3/2026) melansir detikFinance, Kamis (5/3/2026).

Situasi ini membuat kekhawatiran di tengah-tengah masyarakat. Warga Aceh contohnya, viral di media sosial berbondong-bondong datangi SPBU untuk stok.

Warga Aceh Tengah ramai membeli bahan bakar minyak (BBM) dengan jeriken di SPBU, Pertashop, dan pedagang eceran. Fenomena panic buying ini terlihat dari video yang beredar pada Rabu (4/3/2026), menunjukkan antrean jeriken mengular dengan warga membeli dalam jumlah besar, bukan untuk kendaraan.

Kepala Dinas Kominfo Aceh Tengah, Mustafa Kamal, menegaskan stok BBM aman. “Untuk wilayah distribusi depot Lhokseumawe termasuk Aceh Tengah, stok saat ini mencapai Pertamax 1,3 juta liter, Pertalite 4,3 juta liter, dan solar 2,3 juta liter,” katanya, Kamis (5/3/2026) mengutip detikcom.

Menurut Mustafa, kapal pengangkut BBM telah bersandar hari ini untuk memenuhi kebutuhan jelang Idul Fitri. Distribusi ke wilayah Gayo dilakukan setiap hari. “Stok BBM insyaAllah aman. Masyarakat diminta tidak panic buying,” tambahnya.

Kondisi serupa terjadi di Bener Meriah, di mana warga juga menimbun BBM dengan jeriken berukuran besar.

Kondisi ini mengkhawatirkan melebar ke seluruh wilayah di Indonesia.

Exit mobile version