DAILYPANGANDARAN – Himpunan Mahasiswa (HIMA) Keperawatan PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran melaksanakan kegiatan Bina Desa 2026 yang merupakan bagian dari program kerja Future Nurse 2026. Kegiatan yang diinisiasi oleh Departemen Sosial dan Kemasyarakatan (Sosmas) HIMA Keperawatan PSDKU Unpad Pangandaran ini dilaksanakan di Desa Bangunkarya pada Sabtu (20/6/2026) bekerja sama dengan Puskesmas Jadikarya.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh masyarakat Desa Bangunkarya sebagai peserta, Kepala Desa Bangunkarya beserta perangkat desa, tenaga kesehatan dari Puskesmas Jadikarya, dosen pembina, serta mahasiswa HIMA Keperawatan PSDKU Universitas Padjadjaran Pangandaran yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan.
Kegiatan tersebut mengangkat tema “Kesadaran terhadap Pertolongan Pertama” dengan judul “Desa Aman, Warga Cekatan: Pahami Langkah Pertolongan Pertama pada Kondisi Darurat”. Masyarakat Desa Bangunkarya menjadi sasaran utama kegiatan yang berfokus pada edukasi penanganan awal pada kasus luka sayat dan luka bakar yang sering terjadi dalam kehidupan sehari-hari.
Sebelum mengikuti sesi edukasi, peserta menjalani pemeriksaan kesehatan berupa pengukuran tekanan darah, tinggi badan, berat badan, kadar gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai upaya deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat sekaligus memberikan gambaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh.
Kegiatan ini menghadirkan Donny Nurhamsyah, S.Kep., Ns., M.Kep., dosen Fakultas Keperawatan Universitas Padjadjaran, sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan pentingnya pertolongan pertama, hubungan kondisi kesehatan tubuh dengan proses penyembuhan luka, penanganan awal pada luka sayat dan luka bakar, serta kondisi yang memerlukan penanganan lebih lanjut oleh tenaga kesehatan.
Selain pemaparan materi, peserta juga mengikuti pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Sesi diskusi dan tanya jawab turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang memungkinkan peserta berinteraksi langsung dengan narasumber.
Selama kegiatan berlangsung, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi. Hal tersebut terlihat dari partisipasi aktif peserta dalam mengikuti pemeriksaan kesehatan, menyimak materi, serta mengajukan berbagai pertanyaan terkait pertolongan pertama dan kondisi kesehatan yang sering ditemui di lingkungan sekitar.
Melalui kegiatan ini, HIMA Keperawatan PSDKU Unpad Pangandaran berharap masyarakat dapat meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan diri dan keluarga serta mampu menerapkan langkah pertolongan pertama yang tepat ketika menghadapi kondisi darurat.
