DAILYPANGANDARAN – Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat digelar di Polres Kota Banjar, Jawa Barat, Jumat (14/8), sebagai momentum untuk memperkuat sinergi seluruh komponen masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.
Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 400 personel gabungan dari unsur TNI, Polri, instansi lintas sektoral, serta elemen masyarakat. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wali Kota Banjar, Wakil Wali Kota Banjar, Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro, S.I.K., S.H., M.A.P., Dandim Ciamis, Sekretaris Daerah Kota Banjar, Ketua DPRD Kota Banjar, serta jajaran Kejaksaan Kota Banjar.
Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat menjadi langkah bersama untuk mengajak masyarakat tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga aktif merawat situasi kondusif di lingkungan masing-masing. Kolaborasi lintas sektor dinilai penting untuk membangun kepedulian dan tanggung jawab bersama terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan program Bukan Penerima Upah (BPU) kepada lima perwakilan pengemudi ojek online di Kota Banjar. Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Polres Banjar, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banjar, dan PT Pos Indonesia (Persero).
Melalui program tersebut, sekitar 300 pengemudi ojek online roda dua di Kota Banjar akan mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan, dengan iuran kepesertaan yang ditanggung oleh Polres Banjar.
Kapolres Banjar AKBP Didi Dewantoro mengatakan, program tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap para pengemudi ojek online yang setiap hari menghadapi berbagai risiko saat menjalankan aktivitas di jalan raya.
Sementara itu, dukungan PT Pos Indonesia (Persero) atau PosIND diwujudkan melalui perluasan akses layanan BPJS Ketenagakerjaan bagi masyarakat. Kantor Pos Cabang Banjar turut menyosialisasikan bahwa masyarakat dapat melakukan pendaftaran maupun pembayaran iuran kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan BPU melalui loket Kantor Pos.
Corporate Secretary Pos Indonesia Iwan Gunawan mengatakan, keterlibatan PosIND dalam program tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung perluasan akses layanan jaminan sosial kepada masyarakat.
“PosIND mendukung kolaborasi ini dengan menyediakan akses layanan BPJS Ketenagakerjaan melalui jaringan Kantor Pos. Masyarakat, termasuk pekerja sektor informal seperti pengemudi ojek online, dapat memanfaatkan loket Kantor Pos untuk melakukan pendaftaran maupun pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan BPU.
Dengan jaringan layanan yang tersebar di berbagai wilayah, kami berharap akses masyarakat terhadap layanan jaminan sosial semakin mudah dan dekat,” ujar dia.
Menurutnya, kerja sama antara BPJS Ketenagakerjaan dan PT Pos Indonesia menjadi salah satu bentuk sinergi untuk memperluas jangkauan layanan kepada masyarakat, khususnya pekerja bukan penerima upah yang membutuhkan akses perlindungan jaminan sosial.
PosIND juga menilai keberadaan jaringan Kantor Pos di berbagai wilayah dapat menjadi bagian penting dalam menghadirkan layanan publik yang lebih mudah dijangkau masyarakat.
Program perlindungan bagi pengemudi ojek online tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat berupa perlindungan jaminan sosial, tetapi juga meningkatkan kesadaran pekerja sektor informal mengenai pentingnya memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko dalam menjalankan pekerjaan.
Kegiatan Apel Kebangsaan Jaga Rawat Jawa Barat sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, lembaga negara, dunia usaha, dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang aman sekaligus memberikan perlindungan bagi kelompok masyarakat yang memiliki risiko pekerjaan cukup tinggi.
