Berita  

TNI dan Bupati Pangandaran Turun Benahi Rumah Warga

DAILYPANGANDARAN – Di bawah terik matahari Sabtu akhir Oktober, langkah kaki Komandan Kodim 0625/Pangandaran Letkol Inf. Eko Noviandy dan Bupati Pangandaran Citra Pitriami tampak menyusuri jalanan tanah berdebu di Kecamatan Langkaplancar.Bukan sekadar agenda seremonial, kehadiran pucuk pimpinan militer dan sipil di Kabupaten Pangandaran ini memecah keheningan warga setempat yang tengah bahu-membahu merenovasi rumah. Hari itu, mereka sedang memeriksa denyut nadi program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130—sebuah ikhtiar kolektif menyulap rumah-rumah semi-permanen yang rapuh menjadi hunian layak huni.

Bagi Eko, program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) bukan sekadar soal merangkai kayu atau menyusun batako. Di hadapan para prajurit dan warga, ia menegaskan bahwa substansi TMMD terletak pada kehadiran negara di ruang-ruang domestik warga yang paling rentan.

“Kami ingin rumah-rumah yang diperbaiki benar-benar menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi warga penerima,” ujar Eko di sela peninjauan, Sabtu (31/10/2026). Ia juga menitipkan pesan tegas kepada para prajurit di lapangan agar tidak berkompromi soal kualitas bangunan serta senantiasa merangkul warga lewat tradisi gotong royong.

Di sisi lain, Bupati Citra Pitriami melihat program ini sebagai amunisi penting bagi pemerintah daerah dalam mempercepat pengentasan persoalan sosial. Keterbatasan anggaran daerah kerap menjadi batu sandungan dalam menuntaskan persoalan Rutilahu secara masif. Di sinilah kehadiran Satgas TMMD menjadi katalisator yang efektif.

“Kami sangat berterima kasih kepada Satgas TMMD yang turun langsung ke lokasi, bahu-membahu bersama warga untuk memperbaiki hunian yang selama ini menjadi keprihatinan kita bersama,” ungkap Citra dengan nada apresiatif.

Di lokasi renovasi, suasana kerja bakti tampak kental. Anggota TNI berkaus loreng tampak berbaur dengan warga setempat; sebagian mengangkut material, sebagian lainnya merapikan sisa puing. Pemandangan ini menghidupkan kembali ruh gotong royong yang kian terkikis di perkotaan modern.

Menutup peninjauan tersebut, Eko mengingatkan jajarannya agar tetap memegang standar keselamatan kerja dan memperketat koordinasi lintas sektor—mulai dari tingkat desa hingga dinas terkait—demi memastikan proyek tuntas tepat waktu.

Bagi warga Langkaplancar, tumpukan batako dan deru semen di pekarangan mereka bukan sekadar proyek fisik belaka. Ia adalah pertanda bahwa penantian panjang untuk tidur tanpa rasa cemas kala hujan deras kini perlahan-lahan mulai terjawab.