Wisata  

PNM dan UPZ Permata Bank Syariah Bersinergi Jaga Terumbu Karang Batukaras

DAILYPANGANDARAN – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bekerja sama dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Permata Bank Syariah menggelar kegiatan konservasi terumbu karang di perairan Batukaras, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Program ini merupakan wujud kepedulian terhadap pelestarian ekosistem laut dan mendukung keberlanjutan pariwisata bahari di Indonesia.

Kegiatan konservasi terumbu karang ini melibatkan berbagai pihak lintas sektor, termasuk komunitas pegiat lingkungan Duck Dive dan dukungan penuh Pemerintah Daerah Kabupaten Pangandaran. Hadir dalam acara ini perwakilan pemerintah daerah seperti Ridwan Mulyadi, Kepala Bidang Dinas Ketahanan Pangan Kelautan dan Pertanian Kabupaten Pangandaran, Hadi Somantri, Kepala Desa Batukaras, serta perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran.

Dari sisi perusahaan, hadir Agusmar Yamani, Kepala Korporasi Syariah dan Commercial Financing UPZ Permata Bank Syariah, bersama dengan Ara Koswara, Pemimpin Cabang PNM Tasikmalaya, Rini Purnamasari, Manager Regional Mekaar Tasikmalaya 2, dan tim PNM Cabang Tasikmalaya.

Batukaras dikenal sebagai destinasi wisata unggulan dengan keindahan pantai dan ombak kelas dunia. Namun tantangan perubahan iklim dan aktivitas manusia mengancam kelestarian terumbu karang yang berperan penting sebagai habitat ikan, pelindung pantai, serta penyerap karbon. Untuk itulah, PNM dan UPZ Permata Bank Syariah meluncurkan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang fokus pada restorasi ekosistem pesisir.

Kegiatan konservasi yang dilaksanakan meliputi penanaman 1.000 bibit terumbu karang menggunakan media substrat ramah lingkungan, seperti spider web dan rak beton, di beberapa titik yang mengalami degradasi. Proses transplantasi dilakukan secara hati-hati oleh tim penyelam Duck Dive dan disaksikan langsung oleh perwakilan PNM dan UPZ Permata Bank Syariah.

Kolaborasi ini diharapkan membawa dampak ekologis dengan memulihkan habitat biota laut dan meningkatkan populasi ikan, dampak ekonomi dengan membuka spot wisata selam dan snorkeling baru yang dapat memperkuat pendapatan masyarakat lokal serta nasabah PNM di sektor pariwisata, serta dampak sosial dengan mempererat sinergi antara korporasi dan komunitas.

PNM menegaskan komitmennya dalam pemberdayaan nasabah melalui pembiayaan, pendampingan, dan pelaksanaan program TJSL sebagai bagian dari pengabdian kepada masyarakat. Sampai pertengahan 2025, PNM telah menyalurkan 15.791.598 NoA nasabah dengan total penyaluran Rp343,82 triliun di seluruh Indonesia melalui 58 kantor cabang dan 3.977 kantor unit layanan Mekaar dengan 62.916 tenaga pendamping.

Untuk wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya, PNM telah memberikan layanan kepada 431.426 NoA dengan total penyaluran Rp1,12 triliun yang meliputi Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kota Banjar, dan Kabupaten Pangandaran, didukung oleh 106 kantor unit layanan Mekaar dan 825 tenaga pendamping.