Bahagianya Sukendar menjadi PPPK Paruh Waktu Menjelang Pensiun

Suhndar PPPK Paruh Waktu
Suhendar guru honorer yang menjadi PPPK Paruh waktu menjelang 2 tahun masa pensiun. Dailypangandaran.com

DAILYPANGANDARAN – Guru pahlawan tanpa tanda jasa pantas disematkan kepada Sukendar tenaga pendidik di SD Negeri 3 Bojong, Pangandaran, Jawa Barat. Pria 58 tahun itu baru diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Dirinya mengaku sudah mengabdi puluhan tahun sebagai guru SD. Meski demikian, dihadiahi honor yang kecil. “Sudah 22 tahun menjadi guru honorer, gaji seadanya,” ucap Sukendar, Rabu (24/12/2025).

Menurutnya, selama mengabdi untuk menambah uang saku dan nafkah keluarga, mencari keuntungan dari menjual ikan. “Kan kalo mengajar sampai dzuhur juga selesai, siangnya jualan ikan,” kata Sukendar.

Ia mengaku senang mendapatkan SK PPPK Paruh waktu walupun usia pensiun hanya tinggal 2 tahun lagi. “Walau sebentar lagi insyaallah tetap semangat,” katanya.

Dirinya juga mengingatkan agar para tenaga pendidik yang baru saja dapat SK apalagi usia muda harus gesit dan semangat. “Masa saya aja sudah tua masih mau mengajar dan jualan,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangandaran menyerahkan SK untuk PPPK Paruh waktu untuk staff tenaga pendidikan, guru, nakes dan operator di instansi. Setidaknya, ada 2.730 orang yang diserahkan langsung serentak dan dipimpin oleh Bupati Pangandaran Citra Pitriyami.

Sementara itu, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami mengingatkan agar semua PPPK Paruh Waktu bekerja dengan semangat dan ikhlas. “Tidak boleh leha-leha lagi, makin rajin dan produktif,” ucap Citra.

Ia mengatakan semua PPPK Paruh Waktu harus mulai transisi, yang tadinya kerja biasa saja menjadi kerja sepenuh hati. “Mari sama-sama mewujudkan pelayanan yang baik untuk masyarakat Kabupaten Pangandaran,” ungkapnya.