Berita  

Cuaca Ekstrem Hantam Pangandaran: Puluhan Rumah Rusak, Bupati Salurkan Bantuan

Bupati Pangandaran
Bupati Pangandaran salurkan bantuan kepada korban bencana alam. dailypangandaran.com/dok humas pemkabpangandaran

DAILYPANGANDARAN – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang melanda Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Senin sore (2/3/2026) sekitar pukul 15.30 WIB. Peristiwa ini menyebabkan puluhan rumah warga rusak akibat pohon tumbang dan hempasan angin.

Kecamatan Padaherang menjadi wilayah paling parah terdampak. Di Desa Sindangwangi saja, sedikitnya 10 rumah mengalami kerusakan, mulai dari atap berhamburan hingga bangunan semipermanen roboh total.

Kepala Desa Sindangwangi, Kursin Kusnaedi, mengonfirmasi bahwa kerusakan mayoritas disebabkan pohon kelapa dan albasia yang tumbang menimpa hunian warga. “Bukan hanya hujan deras, tapi anginnya sangat kencang. Banyak pohon besar di sekitar pemukiman yang tak kuat menahan beban,” ujarnya.

Sebaran Kerusakan di Beberapa Desa

Selain Desa Sindangwangi, laporan kerusakan juga masuk dari:
– Desa Karangpawitan
– Desa Karangsari
– Desa Padaherang

Hingga kini, perangkat desa dan relawan masih mendata total kerugian material. Beruntung, tidak ada korban jiwa. Laporan sementara sedang dihimpun untuk diserahkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pangandaran guna penyaluran bantuan darurat.

Bupati Tinjau Langsung dan Distribusikan Bantuan

Menyikapi bencana, Bupati Pangandaran Citra Pitriyami meninjau lokasi terdampak pada Selasa pagi (3/3/2026). Mengenakan rompi krem bertuliskan “Bupati”, ia didampingi jajaran pemerintah daerah memeriksa puing-puing rumah rusak.

Citra terlihat emosional saat memeluk warga lansia dengan rumah rusak berat. “Pagi ini saya meninjau langsung. Kehadiran pemerintah daerah harus terasa melalui langkah nyata. Semoga bantuan meringankan beban dan percepat pemulihan,” tulisnya dalam pernyataan resmi.

Pemkab Pangandaran telah mendistribusikan bantuan logistik seperti sembako, kasur, dan perlengkapan darurat lainnya kepada penyintas. Masyarakat diimbau tetap waspada karena cuaca ekstrem berpotensi berlanjut beberapa hari ke depan.

Exit mobile version