Wisata  

256 Ribu Wisatawan Pangandaran Sumbang PAD Rp 4,8 Miliar dalam 3 Hari

Wisatawan Pangandaran
Wisatawan Pantai Pangandaran

DAILYPANGANDARAN – Sektor pariwisata Kabupaten Pangandaran mencatatkan performa gemilang selama periode libur Lebaran 2026. Hanya dalam kurun waktu tiga hari, destinasi wisata unggulan di wilayah ini berhasil menyedot kunjungan sebanyak 256.620 wisatawan, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 4,8 miliar.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pangandaran untuk periode 21-24 Maret 2026, lonjakan kunjungan terjadi secara merata di enam objek wisata utama.

Pantai Pangandaran tetap menjadi primadona dengan total 156.459 pengunjung, disusul oleh Pantai Batukaras dengan 46.791 pengunjung, dan Pantai Karapyak sebanyak 21.598 pengunjung.

Destinasi lainnya pun tak kalah ramai, dengan Pantai Madasari mencatatkan 17.458 kunjungan, Pantai Batuhiu 10.832 kunjungan, serta objek wisata Green Canyon sebanyak 3.482 pengunjung.

Secara akumulatif, total pendapatan dari retribusi tiket masuk selama periode tersebut mencapai Rp 4.827.407.000.

Kepala Bapenda Pangandaran, Sarlan, mengungkapkan bahwa peningkatan jumlah kunjungan sangat signifikan, terutama dalam dua hari terakhir.

“Jumlah kunjungan melonjak hingga 100 persen. Jika kemarin sore tercatat 129 ribu pengunjung, hari ini angkanya sudah menembus 256 ribu,” ujar Sarlan, Selasa (24/3/2026).

Hingga saat ini, arus kendaraan roda dua maupun roda empat terpantau masih terus mengalir masuk dan keluar kawasan wisata.

Untuk mengantisipasi kemacetan parah akibat volume kendaraan yang tinggi, pihak pengelola telah mengambil langkah strategis, salah satunya dengan memundurkan posisi gerbang utama (gate).

“Kami juga melakukan rekayasa dengan membagi jalur masuk menjadi empat lajur untuk roda dua dan roda empat guna mempercepat proses transaksi tiket,” kata Sarlan.

Selain itu, petugas kepolisian di jalur arteri turut membantu mengarahkan kendaraan ke pintu masuk alternatif, seperti melalui jalur Pantai Timur, untuk mengurai penumpukan di gerbang utama.

Exit mobile version