Berita  

IPLT Pangandaran Malah Terbengkalai

IPLT Pangandaran
IPLT Pangandaran. dailypangandaran.com

DAILYPANGANDARAN – Bangunan mencolok di samping Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Purbahayu menjadi tanda tanya. Pasalnya, bangunan bertuliskan Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT) tersebut tidak berfungsi.

Padahal, bangunan IPLT itu telah menelan anggaran cukup besar. Merujuk laman LPSE, pembangunan dengan kode lelang 83465015 itu dikerjakan oleh satuan kerja Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUTRPRKP) Pangandaran dengan pagu anggaran Rp 3,7 miliar yang bersumber dari APBD Tahun 2024.

Periode pelaksanaan mulai dari 02 September hingga 07 Oktober 2026. Meski belum genap satu tahun, kondisi bangunan IPLT itu sudah bak rumah hantu.

detikJabar mencoba mendatangi IPLT pada beberapa waktu yang lalu. Gerbang bangunan itu terbuka dan di dalamnya tidak ada penjaga ataupun petugas. Gerbang pintu masuk bertuliskan IPLT Pangandaran sudah mulai rusak, bahkan satu huruf di antara tulisan IPLT sudah hilang.

Bangunan IPLT berwarna abu-abu dan biru itu terlihat mulai kumuh, sementara di halaman bangunan terdapat genangan air. Sejumlah kolam yang telah dibangun berwarna biru itu pun terlihat hanya seperti kolam ikan.

Tidak ada perlengkapan ataupun peralatan yang menunjukkan fungsinya sebagai IPLT. Sayangnya, bangunan senilai Rp 3,7 miliar itu tidak berfungsi, padahal pada era bupati sebelumnya, IPLT termasuk proyek strategis dari puluhan daftar pembangunan Jabar Selatan.

IPLT yang seharusnya dikelola Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) itu kini asetnya masih berada di DPUTRPRKP Pangandaran. Kepala DLHK Pangandaran Irwansyah mengatakan, IPLT tersebut dikelola oleh DPUTRPRKP, bukan oleh DLHK.

“Yang membangun PU dan asetnya juga itu di PU, sekarang sedang proses pembuatan UPTP IPLT di bawah Dinas PU,” ucap Irwansyah, Senin (25/5/2026).

Menurutnya, ketentuan pengelolaan IPLT oleh Dinas PU itu sudah berdasarkan Permen PUPR No 04/PRT/M/2017 tentang Penyelenggaraan Sistem Pengolahan Air Limbah Domestik. “Jadi itu yang saya ketahui soal IPLT,” ungkapnya.

detikJabar mencoba mengonfirmasi kepada pihak DPUTRPRKP Pangandaran namun belum menerima balasan. Salah satu staf di bidang Cipta Karya DPUTRPRKP Pangandaran, Gilang Pamungkas, menyebutkan bahwa pihaknya tidak mengetahui pembangunan tersebut.

“Karena sekarang kepala bidang nyah sedang ke Ciamis, nanti kami sampaikan setelah pulang lagi ke kantor,” ucap Gilang

Exit mobile version