DAILYPANGANDARAN — Ketua Umum Korps Alumni Ahli Usaha Perikanan (Koral AUP) Jakarta, H. Jeje Wiradinata, memberikan ucapan selamat atas peringatan Dies Natalis Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP) yang ke-64. Dalam sambutannya, Jeje mengajak seluruh elemen alumni dan civitas akademika untuk berefleksi terhadap tantangan sektor kelautan dan perikanan di Indonesia.
Jeje menyoroti tema peringatan Dies Natalis tahun ini yang mengusung konsep Green Campus, Blue Food, and Sustainable Fisheries. Menurutnya, tema tersebut sangat relevan namun membutuhkan komitmen nyata dalam penerapannya di lapangan.
Soroti Eksploitasi Laut dan Ancaman Sektor Perikanan
Dalam pesannya, Jeje mengingatkan bahwa eksploitasi sumber daya laut yang berlebihan (overfishing) serta praktik budidaya yang tidak ramah lingkungan menjadi ancaman serius bagi masa depan sektor perikanan nasional.
”Kita tahu eksploitasi perikanan, penangkapan yang jor-joran, serta budidaya yang tidak mengindahkan lingkungan tentu kita rasakan dampaknya sekarang. Kita bukan lagi negara pengeksport produk perikanan nomor satu, padahal laut kita begitu luas dan pantai kita sangat panjang,” ujar Jeje.
Ia menambahkan, tema keberlanjutan tidak boleh sekadar menjadi jargon yang mudah diucapkan, melainkan harus diimbangi dengan semangat dan langkah konkret dari seluruh pemangku kepentingan.
Peran Alumni dan Kader Perikanan Tangguh
Sebagai alumni, Jeje berharap Politeknik AUP terus konsisten melahirkan sumber daya manusia dan kader-kader perikanan yang berkualitas serta memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian lingkungan.
Ia menuturkan bahwa membangun sektor perikanan yang maju dan berkelanjutan bukanlah tugas yang mudah. Namun, dengan kolaborasi antara Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), pimpinan kampus, serta jaringan alumni, target tersebut optimistis dapat dicapai.
”Laut adalah sumber kehidupan. Dengan kebersamaan antara jajaran pejabat KKP, pimpinan Politeknik AUP, dan seluruh alumni, mari kita bersama-sama membangun perikanan Indonesia yang jaya,” pungkasnya.
