Lokasinya berada di RT 02 RW 01 Kampung Kedawung, Dusun Sidomulyo, Desa Sidomulyo, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Meski tinggal di sebuah kampung, galeri batik milik IRT Supriati (34) ini banyak dikunjungi wisatawan asing ketika musim libur panjang.
Bahkan, menjadi tempat workshop batik pioner untuk jenis batik tulis di Kabupaten Pangandaran. Adapun jenis batik yang dijual merupakan batik tulis dengan fokus utama kain dan pakaian siap pakai.
Adapun yang paling menonjol untuk kain batik ini bermotif Ikan Marlin dan Biota Laut. Hampir semua pesanan berkaitan dengan keberagaman Pangandaran.
Owner Mekar Batik Sejahtera Supriati mengatakan sebelumnya merupakan seorang pekerja sebagai penyanting kain batik di Pangandaran. Hanya saja, kata dia, tidak berlangsung lama memilih gulung tikar.
“Dulu saya kerja di orang menjadi penyanting, kurang lebih dari tahun 2017 sampai 2019. Di tahun itu galerinya tutup,” ucapnya.
Menurutnya, saat mengetahui galeri batik tempatnya bekerja tutup, langsung terpikirkan untuk menjadi pengrajin sendiri. “Kemudian inisiatif saya buka sendiri, alhamdulillah support, bahkan pemilik sebelumnya juga mendukung,” katanya.
Setelah itu, pada Agustus 2019 Supriati langsung mencoba peruntungan dari galeri batik kain. Saat mulai, ia pun hanya bermodalkan dapur rumahnya yang sempit.
“Dulu mulainya dapur dulu, kemudian pindah ke depan rumah. Alhamdulillah sekarang buka galeri depan rumahnya jadi lebih nyaman,” ucapnya.
Ia mengatakan batik mekar ini berbeda dengan batik lokal yang lainnya di Pangandaran. “Mungkin bisa disebut pioner satu-satunya yang produksi sendiri dengan metode cap dan tulis,” katanya.
Secara filosofi, nama batik mekar sejahtera diambil dari filosofi hidup bunga yang baru saja mekar tetapi bisa harum dan memberikan dampak kepada sekitar. “Ya diharapkan walaupun usaha rintisan bisa memberikan kesejahteraan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar,” ucapnya.
Selain itu, batik milik Supriati ini telah diminati banyak orang mulai dari pakaian batik seragam untuk instansi dan lembaga di Kabupaten Pangandaran. “Banyak dipakai oleh para pejabat juga disini, mulai dari dinas disini, Polres, Kodim sering beli kesini, ” ucapnya.
Kata Supriati, untuk motif batik miliknya difokuskan mengexplore biota laut dan pesona alam Pangandaran. “Memang dari ratusan motif selalu berkaitan dengan biota laut, karena itu khas dan rekomendasi dari bupati Pangandaran juga pak Jeje dulu waktu kesini,” katanya.





