Berita  

Misteri Mayat di Muara Tagog Terungkap, Korban Warga Kalipucang

Pantai Timur Pangandaran
Pantai Timur Pangandaran.

DAILYPANGANDARAN – Warga digegerkan dengan penemuan jenazah Rosmanah (43) di pesisir kawasan Muara Tagog, Desa Babakan, Kabupaten Pangandaran. Korban ditemukan dalam kondisi tanpa busana dengan posisi telentang.

Jenazah perempuan tersebut pertama kali ditemukan tanpa identitas pada Jumat (28/5) sore pukul 16.00 WIB. Sehari setelah informasi ini beredar, Polres Pangandaran akhirnya berhasil mengungkap identitas korban.

Korban diketahui merupakan warga Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran. Polisi menduga korban meninggal dunia akibat tenggelam dan tidak menemukan adanya unsur kekerasan dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari melalui Kasat Polairud Polres Pangandaran AKP M. Anang Tri Sodikin menjelaskan, jasad korban pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang baru saja pulang memancing.

“Sekira pukul 16.00 WIB saksi melintas di lokasi dan melihat korban sudah berada di pinggir pantai dalam kondisi meninggal dunia. Saksi kemudian memberitahukan warga sekitar dan melaporkannya kepada pihak kepolisian,” ujar Anang melalui pesan WhatsApp, Sabtu (30/5/2026).

Menurut keterangan saksi, sekitar pukul 14.00 WIB dirinya sempat melintas di lokasi yang sama. Namun, saat itu ia tidak melihat adanya korban maupun aktivitas mencurigakan di sekitar pantai.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Pangandaran bersama Satpolairud, Satreskrim, Tim Inafis, dan unsur gabungan lainnya langsung menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas juga meminta keterangan saksi, memasang garis polisi, serta mengevakuasi korban.

Berdasarkan hasil identifikasi, korban terkonfirmasi sebagai warga Desa Putrapinggan, Kecamatan Kalipucang. Dari pemeriksaan awal oleh tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan maupun luka yang mengarah pada tindak pidana.

“Berdasarkan hasil pemeriksaan dokter, tidak ditemukan tanda kekerasan akibat benda tajam maupun dugaan penganiayaan. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat tenggelam,” kata Anang.

Pihak keluarga menyampaikan bahwa korban memiliki riwayat gangguan kesehatan mental dalam beberapa waktu terakhir. Keluarga pun menolak dilakukan autopsi dan menerima kejadian ini sebagai musibah.

Hingga saat ini, kepolisian memastikan peristiwa tersebut diduga kuat merupakan kecelakaan yang menyebabkan korban tenggelam. “Kami menduga kuat itu akibat kecelakaan laut,” ucapnya.