Berita  

Cuaca Buruk, Kapal Batu Bara Terdampar di Pantai Batukaras

Kapal Tongkang
Kapal Tongkang bermuatan batubaraa terdampar di Pantai Batukaras. Istimewa

DAILYPANGANDARAN – Sebuah kapal besar bermuatan batu bara terdampar di perairan Pantai Batukaras, Kabupaten Pangandaran. Insiden tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (16/6/2026) kemarin.

Informasi yang dihimpun, kapal tersebut merupakan Tugboat TITAN 33 yang tengah menarik tongkang bermuatan batu bara. Kapal itu terpaksa menepi ke perairan Batukaras untuk melakukan lego jangkar setelah dihantam cuaca buruk.

Kepala Desa Batukaras, Hadi Somantri, membenarkan adanya informasi tersebut. Pihaknya menerima laporan dari warga pada Selasa kemarin. “Kemarin sudah dilaporkan kepada Satpolairud Polres Pangandaran dan sudah melakukan pemeriksaan,” ucap Hadi, Rabu (17/6/2026).

Menurutnya, kapal tersebut menepi ke Pantai Batukaras karena faktor cuaca buruk. Namun, untuk informasi lebih pasti, Hadi menyarankan agar menghubungi pihak yang berwenang.

“Cuman lokasi terdamparnya sekitaran hanjatan perahu pantai Batukaras,” ucapnya.

Sementara itu, Danpol AL Pangandaran Letda Laut S Dadang Darajat membenarkan adanya kapal tongkang bermuatan batu bara yang melakukan lego jangkar pada Selasa (16/6) kemarin pukul 15.30 WIB. Hasil pemeriksaan menunjukkan kapal berjenis Titan 33 itu memuat batu bara sebanyak 80.000 pon.

Kapal melakukan lego jangkar di perairan Batukaras pada titik koordinat -7°44’797″ S 108°30’900″ E. Dadang mengungkapkan, kapal Titan 33 itu memiliki panjang 33 meter dan lebar 8 meter dengan 10 orang awak kapal.

Dadang membeberkan bahwa kapal tersebut berasal dari Palembang dengan tujuan Cilacap. “Namun karena kondisi cuaca ekstrim membuat perjalanan terhambat,” ucapnya.

Kondisi yang tidak memungkinkan untuk melanjutkan perjalanan membuat awak kapal memutuskan untuk menepi ke Pantai Batukaras demi keamanan.

Berdasarkan keterangan hasil pemeriksaan petugas, pintu tongkang bagian kanan kapal bermuatan batu bara tersebut mengalami gangguan (trouble) hingga menyebabkan air masuk dan kapal mengalami kemiringan.

“Nakhoda /kapten kapal memutuskan untuk tidak memaksakan kapal melanjutkan perjalanan dan kapal memasuki wilayah perairan terdekat yang aman,” ucapnya.

Alhasil, kapal TITAN 33 masuk ke perairan Pantai Batukaras dan melaksanakan kegiatan lego jangkar. “Usai dilakukan pemeriksana oleh Satpolairud, awak kapal dalam keadaan selamat dan masih bertahan di Kapal Tagboat dan posisi kapal sampai saat ini masih berada di perairan pantai batukaras,” ungkapnya.

Saat ini, kapal TITAN 33 masih menunggu keputusan untuk perbaikan kerusakan pintu tongkang sebelum melanjutkan pelayaran menuju Cilacap, Jawa Tengah.