RSUD Pandega Pangandaran Rilis Rekap Pengaduan Semester I 2026, WhatsApp Jadi Kanal Terfavorit

DAILYPANGANDARAN – Sebagai bentuk komitmen dalam menjaga transparansi dan meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada masyarakat, RSUD Pandega Pangandaran merilis rekapitulasi status laporan dan media pengaduan masyarakat untuk Semester I (periode Januari hingga Juni 2026).

Berdasarkan data yang dipublikasikan, saluran percakapan instan WhatsApp menjadi media yang paling banyak dimanfaatkan masyarakat untuk menyampaikan kritik, saran, maupun aduan terkait pelayanan rumah sakit.

Dari total 13 laporan yang masuk pada paruh pertama tahun 2026, sebanyak 10 laporan disampaikan melalui WhatsApp.

Sementara itu, 2 laporan disampaikan secara tatap muka (langsung), dan 1 laporan masuk melalui media sosial Instagram.

Pihak manajemen RSUD Pandega Pangandaran menegaskan bahwa seluruh laporan dan aduan masyarakat yang masuk pada periode Januari hingga Juni 2026 telah ditindaklanjuti secara menyeluruh hingga dinyatakan selesai 100 persen.

Rincian Data Laporan Pengaduan Semester I (Januari–Juni 2026)

Sebaran Kanal Media Aduan:

WhatsApp: 10 laporan (76,9%)

Langsung/Tatap Muka: 2 laporan (15,4%)

Instagram: 1 laporan (7,7%)

Total Laporan: 13 laporan

Untuk memudahkan masyarakat dalam menyampaikan aspirasi dan pengaduan layanan kesehatan, RSUD Pandega Pangandaran terus membuka akses komunikasi yang luas, baik melalui layanan tatap muka langsung maupun kanal digital resmi. Kanal-kanal tersebut meliputi aplikasi pesan WhatsApp, media sosial Instagram dan Facebook, portal nasional SP4N LAPOR!, situs web resmi rumah sakit, hingga fasilitas kotak saran yang tersedia di area rumah sakit.