DAILPANGANDARAN – Tidak hanya terkenal dari sektor wisata, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, sangat mengungguli sektor pertanian. Daerah ini menjadi lumbung padi wilayah priangan timur yang berada di tengah destinasi wisata.
Data Badan Pusat Statistik (BPS) Bertajuk Kabupaten Pangandaran dalam angka tahun 2025. Menunjukan, produksi padi pada tahun 2024 meningkat dari produksi tahun 2023. Kontribusi pertanian terhadap PDRB Kabupaten Pangandaran masih terbesar.
Usaha subsektor tanaman pangan cukup dominan. Pada tahun 2024, produksi padi di Kabupaten Pangandaran telah mencapai 210.540 ton. Terdapat kenaikan sebesar 68.382 ton dibandingkan produksi tahun 2023. Kenaikan produksi ini disebabkan karena meningkatnya luas panen dan produktivitasnya.
Baca Juga: Diskominfo Pangandaran Luncurkan Kominfo Saba Desa
Pada tahun 2024, produktivitas pertanian tanaman padi rata-rata menghasilkan 5,05 ton per hektar. Selain tanaman padi, komoditas ubi jalar, ubi kayu dan jagung, kacang tanah dan kedelai juga produksinya cukup besar.
Produksi ubi jalar pada tahun 2023 meningkat mencapai 760 ton. Hal ini meningkat tajam dibandingkan produksi pada tahun 2021 yang menghasilkan 174,27 ton.
Pada tahun 2024 komoditas jagung mengalami kenaikan produksi yang cukup tajam, yaitu mencapai 3.413,33 ton.
Selanjutnya, pertanian Kabupaten Pangandaran juga menghasilkan hortikultura, baik tanaman sayuran, buah-buahan, biofarmaka dan bunga. Pada tahun 2024, produksi sayuran terbanyak dicapai oleh komoditas cabai rawit sebesar 2.556 ton.
Selanjutnya, komoditas cabai sebesar 2.265 ton. Potensi pertanian tanaman pangan dan hortikultura ini perlu terus dikembangkan terutama untuk ketahanan pangan dan pengendalian inflasi bahan pokok di Kabupaten Pangandaran.
Sinergi antara usaha pertanian dan pariwisata di Kabupaten Pangandaran diharapkan berdampak terhadap peningkatan kesejahteraan petani.
Produksi tanaman pangan di Kabupaten Pangandaran tahun 2023-2024
Komoditas padi tahun 2023 142.158 ton dan 210.540 ton tahun 2024, jagung 343,67 ton tahun 2023 dan 3.413,33 ton. Kedelai 203,02 ton 2023 dan tahun 2024 12,5 ton. Kacang tanah 2023 293,82 ton. Ubi kayu 448,9 ton tahun 2023, ubi jalar 796 ton tahun 2023.




