DAILYPANGANDARAN – Meskipun belum seluruh korban kecelakaan laut Kapal Virgo ditemukan, satu korban yang berhasil dievakuasi petugas teridentifikasi sebagai warga Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.
Menindaklanjuti informasi mengenai identitas warga Pangandaran tersebut, tim Seksi Kedokteran dan Kesehatan (Sidokkes) Polres Pangandaran mengambil sampel DNA dari pihak keluarga korban musibah tenggelamnya Kapal Virgo 8.
Korban yang diketahui bernama Wati (48) tersebut tercatat sebagai warga Dusun Cikuya, Desa Kertajaya, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran.
Pengambilan sampel DNA dari keluarga korban dilakukan pada hari kemarin guna memastikan kebenaran identitas korban secara medis.
Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari menyatakan bahwa langkah tersebut diambil untuk mendukung proses identifikasi korban kecelakaan kapal rute Surabaya–Banjarmasin di Perairan Laut Jawa beberapa waktu lalu.
“Pengumpulan data ante mortem (AM) dan sampel DNA tersebut menyasar dua orang kerabat korban, yaitu Irgi (20) dan Abdul (11),” kata Ikrar, Selasa (29/9/2026).
Ia menjelaskan bahwa pemeriksaan dilakukan menggunakan teknik buccal swab (usapan rongga mulut) karena prosesnya tergolong praktis, responsif, dan tidak menimbulkan rasa sakit.
“Seluruh data serta sampel medis yang terhimpun selanjutnya diserahkan kepada Laboratorium DNA dan tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk dicocokkan dengan data korban,” terangnya
Pihaknya berharap upaya ini dapat mempercepat kepastian identitas korban kecelakaan laut tersebut.
Apabila hasil sampel DNA dinyatakan cocok, proses pemulangan jenazah ke Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, akan segera dilaksanakan.
“Jika sampel DNA sesuai, maka pemulangan jenazah ke Kecamatan Cigugur Kabupaten Pangandaran, akan segera dilakukan secepat mungkin,” tutupnya.
