DAILYPANGANDARAN – Destinasi wisata Pantai Pangandaran pada H+2 libur Lebaran terus dipadati pengunjung. Wisatawan terpantau merangsek masuk melalui gerbang utama, yang memicu antrean kendaraan cukup panjang.
Menyikapi situasi tersebut, jalur masuk dari jalan arteri Pangandaran-Cijulang kini diberlakukan sistem one way atau satu arah. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pangandaran menambah jumlah gerbang masuk (gate) menjadi 8 titik, dari yang semula hanya 4 titik.
Pantauan di lokasi pada Minggu (23/3/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB menunjukkan antrean kendaraan di gerbang utama Pantai Pangandaran mengular hingga sepanjang 1 kilometer.
Untuk mengurai kepadatan, gerbang utama kini dibuka menjadi tiga jalur masuk. Meski demikian, kendaraan roda dua dan roda empat tetap tampak berdesakan.
Kepadatan ini membuat waktu tempuh dari gerbang utama menuju area pantai barat hingga timur mencapai 1 jam, padahal dalam kondisi normal hanya memerlukan waktu 5 hingga 10 menit. Titik kepadatan terparah berada di gerbang utama, area parkir Pasar Wisata, dan ujung Pantai Timur.
Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pangandaran mencatat lonjakan drastis jumlah kunjungan. Sejak 21 hingga 23 Maret 2026, Pantai Pangandaran telah dikunjungi sebanyak 85.527 wisatawan.
Secara keseluruhan, enam destinasi wisata unggulan di Pangandaran telah menyedot 129.081 pengunjung, dengan rincian: Pantai Pangandaran (85.527), Batukaras (21.594), Karapyak (7.829), Madasari (7.684), Batuhiu (4.897), dan Green Canyon (1.550).
Kepala Bapenda Pangandaran, Sarlan, mengonfirmasi adanya penambahan jalur di setiap gerbang masuk. “Gerbang utama kini menjadi 3 jalur, Cikembulan 2 jalur, Grand Pangandaran 1 jalur, dan Pantai Timur 2 jalur. Total ada 8 jalur masuk untuk mempercepat pelayanan,” jelas Sarlan saat dihubungi melalui aplikasi perpesanan.
Selain menambah gerbang, pemerintah juga memperketat pengawasan di “jalur tikus” guna mencegah kebocoran retribusi. Penambahan personel Satpol PP menjadi prioritas utama untuk menjaga celah-celah masuk ilegal tersebut.
“Sesuai instruksi pimpinan, jalur tikus sekarang diperketat di berbagai titik di kawasan pantai,” tambahnya.
Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, menegaskan bahwa pengetatan jalur tikus ini dilakukan di seluruh destinasi wisata, termasuk Batukaras, Madasari, Batuhiu, dan Karapyak. “Semua celah masuk ilegal kami antisipasi untuk memastikan retribusi berjalan optimal,” kata Citra.
Terkait volume kendaraan, Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Yudi Risnandar, mencatat sebanyak 105.386 kendaraan telah masuk ke Pantai Pangandaran selama periode 21-23 Maret. Jumlah tersebut terdiri dari 72.302 roda dua, 28.929 roda empat, dan 4.158 roda enam.
“Kami terus memonitor jalur arteri mulai dari Kalipucang hingga Bundaran Marlin untuk mengurai kepadatan, baik bagi pemudik maupun wisatawan,” pungkasnya.





