DAILYPANGANDARAN – Bulan suci Ramadan menjadi momen spesial bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa. Di sela menunggu waktu berbuka, tradisi ngabuburit menjadi aktivitas yang tak terpisahkan.
Meski bukan merupakan anjuran khusus dalam agama, ngabuburit telah menjadi tradisi kultural masyarakat Indonesia untuk mengisi waktu sore sembari mencari takjil atau kudapan berbuka.
Di Pangandaran, terdapat beragam spot menarik yang menawarkan pemandangan indah sekaligus pilihan kuliner yang menggugah selera.
5 Tempat ngabuburit dan Berburu Takjil di Pangandaran
Pantai Timur tetap menjadi primadona warga untuk menunggu kumandang azan Magrib. Meski tidak menawarkan pemandangan matahari terbenam (sunset), Pantai Timur tetap memikat karena deretan pedagang takjilnya yang lengkap, mulai dari kawasan Pelabuhan Cikidang hingga area Cagar Alam.
Jalanan di sepanjang pantai ini sering menjadi lokasi nongkrong favorit warga, terutama bagi para pencinta motor yang melakukan riding sore dari Jembatan Merah menuju Pantai Barat. Untuk menu takjil, pengunjung bisa memburu kelapa muda dengan berbagai olahan unik seperti puding kelapa atau kelapa isi buah. Bagi generasi Z, tersedia pula aneka jajanan pedas seperti cilok, cimol, hingga cireng isi yang menggoda.
2. Alun-Alun Paamprokan
Alun-Alun Paamprokan masih memegang magnet kuat sebagai pusat aktivitas warga. Lokasi ini cocok bagi Anda yang ingin ngabuburit produktif karena tersedia fasilitas olahraga seperti jalur jogging, area sepatu roda, public gym, hingga lintasan pushbike untuk anak-anak.
Fasilitas di sini pun tergolong lengkap, mulai dari musala hingga toilet umum, sehingga pengunjung bisa langsung menunaikan ibadah salat Magrib setelah berbuka. Deretan tenant makanan di sekeliling alun-alun menyajikan hidangan yang variatif, mulai dari camilan ringan hingga makanan berat.
3. Taman Pesona Pangandaran
Bagi Anda yang ingin mencari takjil secara cepat dan praktis (sat set), Taman Pesona adalah pilihannya. Berlokasi tepat di samping Pasar Pananjung, tempat ini sangat ramah anak karena menyediakan berbagai wahana permainan.
Lokasinya sangat strategis karena berdekatan dengan fasilitas umum seperti Masjid Agung Pangandaran, terminal, dan deretan bank. Untuk menu favorit, pengunjung sering memburu es kuwut kelapa muda yang segar.
Jika ingin langsung makan berat setelah berbuka, pecel lele goreng sambal terasi di kawasan ini menjadi menu yang paling banyak dicari.
4. Lapak Sepuluh (Pasar Ramadan)
Sesuai namanya, “Lapak Sepuluh” adalah event kuliner musiman yang menawarkan berbagai menu dengan harga serba Rp10.000. Event ini menjadi surga bagi para pemburu kuliner karena menyajikan lebih dari 100 jenis menu, mulai dari takjil hingga makanan berat.
Untuk kudapan seperti kolak atau kolang-kaling, harganya bahkan lebih terjangkau, berkisar antara Rp5.000 hingga Rp8.000 saja. Lapak Sepuluh tersebar di beberapa titik strategis, seperti di depan Koramil Pangandaran, depan Klinik Cibenda, depan Bank Himbara Parigi, hingga samping minimarket Cijulang. Menu yang paling populer di sini adalah kue sus dan berbagai olahan nasi bakar serta ayam bakar.
5. Bundaran Tank Cijulang
Kawasan Cijulang kini memiliki wajah baru dengan adanya Bundaran Tank yang ikonik. Lokasi ini merupakan pusat kecamatan sekaligus daerah asal Panglima TNI Jenderal Agus Subianto. Sebelumnya dikenal dengan tugu ikan marlin, kini landmark tank menjadi daya tarik baru warga untuk berkumpul.
Tepat di depan Masjid Al-Islah Cijulang, terdapat bazar Ramadan yang menyajikan puluhan tenant makanan. Lokasinya sangat strategis karena berada di jalur nasional Pangandaran-Cijulang, serta dekat dengan akses menuju Bandara Nusawiru dan Jembatan Sodongkopo. Keramaian di sini memberikan nuansa ngabuburit yang khas dan meriah bagi warga di wilayah barat Pangandaran.





