Wisata  

Pangandaran Diserbu 263 Ribu Wisatawan, Polisi Terapkan Rekayasa Lalu Lintas

Pantai Pangandaran
Pantai Pangandaran hari Ini.

DAILYPANGANDARAN – Kawasan wisata Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menjadi salah satu destinasi utama yang paling diburu masyarakat pada momen libur sekolah tahun ini. Berdasarkan data harian yang dihimpun hingga Minggu (5/7/2026) pukul 12.00 WIB, jumlah pergerakan pelancong yang memasuki wilayah ini sejak 25 Juni lalu telah menembus angka 263.585 orang.

Pantai Pangandaran dan Batukaras Jadi Magnet Utama

Tingginya antusiasme masyarakat terlihat dari lonjakan signifikan di sejumlah titik objek wisata. Destinasi legendaris Pantai Pangandaran masih memimpin sebagai magnet utama dengan membukukan angka kunjungan mencapai 157.423 orang.

Selain Pantai Pangandaran, arus wisatawan juga mengalir deras ke beberapa destinasi populer lainnya di sekitar wilayah pesisir. Pantai Batukaras menempati urutan kedua terfavorit dengan mengantongi 47.653 pengunjung.

Sebaran Kunjungan di Destinasi Sekitar

Kunjungan wisatawan juga tersebar ke beberapa titik lain, di antaranya:

  • Pantai Batu Hiu: 18.305 pengunjung
  • Pantai Karapyak: 15.968 pengunjung
  • Green Canyon (Kawasan Konservasi Air): 12.944 pengunjung
  • Pantai Madasari: 11.292 orang

Sebaran angka ini menunjukkan bahwa daya tarik wisata Pangandaran kini semakin merata dan tidak hanya berpusat di satu titik.

Puncak Kepadatan Terjadi pada Hari Sabtu

Merujuk pada data grafik kunjungan harian, puncak kepadatan arus wisata terjadi pada Sabtu (4/7/2026). Hanya dalam kurun waktu satu hari, tercatat sebanyak 55.037 wisatawan memadati kawasan Pangandaran secara bersamaan.

Lonjakan massal ini sempat memicu kepadatan arus lalu lintas di beberapa jalur utama menuju pintu masuk pantai. Kondisi tersebut baru mulai melandai pada hari berikutnya, Minggu (5/7/2026), dengan catatan 28.828 pengunjung yang masuk hingga siang hari.

Rekayasa Lalu Lintas di Tengah Kepadatan Wisatawan

Menanggapi situasi tersebut, Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Firman Hidayat Pinim, menyatakan bahwa arus balik wisata saat ini terpantau ramai lancar. Meski sempat terjadi kepadatan akibat tingginya volume kendaraan yang menuju arah Banjar maupun Bandung, pihak kepolisian menegaskan situasi tidak sampai menimbulkan kemacetan total.

“Dapat kita katakan ini hanya kepadatan biasa. Roda kendaraan masih terus berputar,” ujar Firman saat memberikan keterangan di Bundaran Marlin, Pangandaran, Minggu (5/7/2026).

Untuk mengurai perlambatan di titik krusial seperti Bundaran Marlin, Satlantas Polres Pangandaran melakukan rekayasa arus dengan menutup pertemuan dua arus dari arah objek wisata.

Arus kendaraan dialihkan menuju pertigaan Lapangan Merdeka. Guna memastikan kelancaran di jalur wisata, pihak kepolisian menyiagakan sekitar 25 personel yang disebar di berbagai titik rawan.

Pihak kepolisian terus mengimbau para pelancong agar tetap memprioritaskan keselamatan berkendara, mematuhi arahan petugas di lapangan, serta menjaga kebersihan lingkungan pantai demi kenyamanan bersama.