DAILYPANGANDARAN – Ngobrol Seputar Kesehatan (Ngobatan) RSUD Pandega Pangandaran kali ini mengambil tema Kenali Bahaya Demam Berdarah oleh dr. Clarissa Verina Setiawan selaku dokter umum.
Demam berdarah adalah penyakit infeksi virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk, dan bahayanya bisa meningkat cepat bila tidak ditangani dengan tepat. Pada kondisi berat, penyakit ini dapat menyebabkan perdarahan, kebocoran plasma, syok, kerusakan organ, hingga kematian.
Bahaya utama
– Demam berdarah dapat berkembang dari gejala ringan menjadi kondisi kritis setelah demam mulai turun.
– Risiko utamanya adalah perdarahan, termasuk mimisan, gusi berdarah, muntah darah, atau BAB berdarah.
– Pada kasus berat, cairan darah bisa bocor dari pembuluh darah sehingga tekanan darah turun dan terjadi syok.
– Bila terlambat ditangani, komplikasinya dapat meliputi gagal organ dan kematian.
Tanda bahaya
Beberapa tanda yang perlu segera diwaspadai ialah nyeri perut berat, muntah terus-menerus, lemas setelah sempat membaik, gelisah, napas cepat, jantung berdebar, serta kulit dingin atau pucat. Fase paling berbahaya sering muncul saat demam menurun, jadi kondisi pasien justru harus lebih diawasi pada saat itu.
Cara mencegah
Pencegahan paling efektif adalah menghindari gigitan nyamuk, terutama dengan menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi tempat berkembang biak nyamuk. Jika ada gejala demam berdarah, penanganan medis dini penting karena belum ada pengobatan khusus yang benar-benar menyembuhkan infeksinya.
Bahaya demam berdarah bukan hanya demam tinggi, tetapi juga risiko perdarahan, syok, dan kerusakan organ bila terlambat ditangani. Karena itu, tanda-tanda perburukan harus segera dibawa ke fasilitas





