RSUD Pandega Pangandaran Terus Tingkatkan Fasilitas dan Layanan Unit Cuci Darah

Layanan RSUD Pandega Pangandaran. Instagram @rsud_pangandaran

DAILYPANGANDARAN – Akses terhadap pelayanan kesehatan spesialistik yang dekat dan berkualitas menjadi faktor krusial bagi keberlangsungan hidup pasien penyakit kronis. Menjawab kebutuhan tersebut, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran terus mengoptimalkan operasional Unit Dialisis (Cuci Darah). Fasilitas ini dihadirkan guna melayani pasien gagal ginjal di wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya agar tidak perlu lagi menempuh perjalanan jauh ke luar kota.

Bagi penderita gagal ginjal kronis, terapi hemodialisis merupakan prosedur rutin yang harus dijalani seumur hidup, biasanya dua hingga tiga kali dalam seminggu. Keberadaan fasilitas penunjang medis di RSUD Pandega ini terbukti memberikan dampak signifikan, baik dari sisi efisiensi waktu, penghematan biaya transportasi, hingga penguatan kondisi psikologis pasien.

Memotong Jarak Demi Kualitas Hidup

Manfaat nyata dari keberadaan unit cuci darah di rumah sakit pelat merah ini dirasakan langsung oleh masyarakat lokal. Salah satunya diungkapkan oleh Wari, seorang warga asal Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, yang menjadi pasien hemodialisis reguler di RSUD Pandega.

Sebelum unit dialisis di RSUD Pandega beroperasi penuh, pasien di wilayah pesisir selatan ini kerap harus dirujuk ke rumah sakit di luar daerah yang jarak tempuhnya memakan waktu berjam-jam. Perjalanan panjang tersebut tidak jarang memperburuk kondisi fisik pasien akibat kelelahan.

“Saya pasien HD (Hemodialisa), alamat saya di Parigi. Sekarang saya cuci darah di RSUD Pandega,” ujar Wari dengan raut wajah optimis saat menjalani proses terapi di ruang perawatan dialisis.

Komitmen Pelayanan dan Fasilitas Modern

Manajemen RSUD Pandega Pangandaran menjelaskan bahwa Unit Dialisis ini dirancang khusus untuk memberikan kenyamanan maksimal bagi pasien yang harus menghabiskan waktu beberapa jam di tempat tidur perawatan.

Fasilitas ini didukung oleh jajaran dokter spesialis penyakit dalam, perawat mahir tersertifikasi dialisis, serta mesin cuci darah modern dengan teknologi mutakhir. Dengan kesiapan tersebut, pihak rumah sakit memastikan setiap prosedur berjalan sesuai dengan standar keselamatan pasien yang ketat.

Langkah penguatan layanan dialisis ini sejalan dengan visi RSUD Pandega untuk terus bertransformasi menjadi pusat rujukan kesehatan utama di Kabupaten Pangandaran. Melalui ketersediaan layanan yang lebih dekat dari rumah, RSUD Pandega berharap dapat mengembalikan semangat dan kualitas hidup para penderita gagal ginjal agar tetap dapat beraktivitas bersama keluarga tercinta.